Pabrikan sepeda motor Italia, MV Agusta, hadirkan varian terbaru
Brutale 800 2016 di EICMA 2015 yang digelar di Milan, Italia. Sekilas
sih tampangnya nggak beda jauh dari versi lawas, tapi ada beberapa
ubahan detail menariknya juga lho, bradsis..
Beberapa detail
ubahannya terdapat pada desain buntut, tangki bahan bakar, stoplamp,
knalpot hingga headlamp LED. Meski tetap gagah dengan penampilan
segarnya secara eksterior, tapi ada detail lain yang mundur dibanding
spesifikasi Brutale sebelumnya, bradsis.
MV Agusta Brutale 800
yang awalnya mempunyai power 125 dk dipangkas menjadi hanya 116 dk. Ini
akibat keputusan pabrikan yang ikut aturan pemerintah agar bisa lolos
standar emisi EURO 4. Tapi torsinya konon lebih galak, dari 80 Nm
menjadi 82,7 Nm. Wiihhh..
Brutale 2016 ini tetap menjadi naked
bike idaman kelas dunia dan mempunyai tempat di hati sebagian bikers
eksklusif. Meski dengan bobot yang lebih berat, tapi MV Agusta
mengimbanginya dengan torsi yang lebih melimpah, bradsis. Jadi bobot
motor yang naik 7,7 kg total menjadi 175 kg nggak terlalu ngaruh buat
asik bermanuver dengan motor ini..
Dua
pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi (kiri) dan Jorge Lorenzo
(kanan), disebut sebagai pebalap terbaik di MotoGP 2015. (Crash)
Balapan MotoGp telah
berakhir. Banyak yang berdebat soal siapa pebalap terbaik di MotoGP
2015. Apakah Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo, pebalap yang dinobatkan
sebagai Juara Dunia MotoGP 2015?
Jika melihat aksi Rossi dan Lorenzo, dua pebalap Movistar ini layak
disebut sebagai yang terbaik. Sepanjang musim lalu, The Doctor dan
X-Fuera sama-sama menunjukkan kemampuan luar biasa yang mereka miliki.
Bukti lain adalah persaingan sengit keduanya menuju gelar juara dunia. Meski diwarnai kontroversi, pertarungan antaraRossi dengan Lorenzo memperlihatkan keduanya memang yang terbaik.
Lantas pebalap mana lagi yang telah tampil memukai sepanjang musim 2015?
Berikut 10 pebalap terbaik di MotoGP 2015 versi Motorsport:
10. Hector Barbera (Avintia Ducati)
Penampilan Hector Barbera sepanjang musim 2015 terbilang konsisten.
Pebalap asal Spanyol ini hanya sekali gagal melewati garis finis.
Pencapaian terbaiknya adalah finis ke-9 di MotoGP Jepang.
9. Andrea Dovizioso (Ducati MotoGP)
Pebalap Italia ini mengawali musim balap MotoGP 2015 cukup baik. Di
tiga balapan awal, Andrea Dovizioso mampu finis di posisi kedua. Namun,
pasca-mengalami kecelakaan di MotoGP Italia, penampilannya menurun.
Dovizioso hanya mampu sekali meraih podium ketiga di 12 balapan sisa
setelah MotoGP Italia.
8. Danilo Petrucci (Pramac Ducati)
Pebalap yang tampil cukup mengejutkan. Danilo Petrucci sebenarnya tak
terlalu dperhitungkan. Namun, dia mampu mejawabnya dengan penampilan
konsisten. Dia hanya dua kali gagal finis di 12 Besar. Itu pun karena
pria berusia 25 tahun ini mengalami kecelakaan. Di akhir klasemen,
pebalap Italia tersebut berada di posisi ke-10 dengan 113 poin.
7. Maverick Vinales (Suzuki Ecstar)
Pertama kali terjun ke MotoGP membuat Maverick Vinales sempat
gugup. Namun perlahan, pebalap Spanyol ini menemukan ritmenya. Dia
mampu bersaing dengan pebalap kawakan macam Nicky Hayden, Cal Crutchlow
dan Aleix Espargaro. Bukti kehebatan Vinales adalah titel Rookie of The Year 2015 yang disematkan FIM kepadanya.
6. Bradley Smith (Tech 3 Yamaha)
Performa Bradley Smith di MotoGP dari tahun ke tahun terus membaik.
Setelah di dua musim sebelumnya menempati posisi ke-10 dan 8 pada
klasemen akhir, kini pebalap Inggris itu mampu menuntaskan musim balap
MotoGP 2015 di peringkat keenam. Hasil itu diraih berkat penampilan
konsistennya sepanjang musim lalu. Statistik mencatat, Smith selalu
finis di posisi 10 Besar pada setiap seri.
5. Andrea Iannone (Ducati MotoGP)
Publik tak ragu lagi menyebut Andrea Ianone sebagai
pebalap yang paling berkembang di MotoGP 2015. Pebalap Ducati ini kerap
merusak dominasi Movistar Yamaha dan Repsol Honda di barisan depan. Dia
sukses naik ke podium di tiga seri, yaitu MotoGP Qatar, MotoGP Italia
dan MotoGP Australia. Sayang, pada empat seri terakhir, Iannone
mengalami kecelakaan tiga kali.
4. Dani Pedrosa (Repsol Honda)
Pebalap Spanyol ini hampir saja melepas helmnya di awal musim balap
MotoGP 2015. Harus absen di tiga seri awal karena naik meja operasi,
Dani Pedrosa tetap mampu bangkit. Dari 18 seri balap yang digelar di
musim 2015, dia sukses menjadi juara di MotoGP Jepang dan MotoGP
Malaysia.
3. Marc Marquez (Repsol Honda)
Diprediksi bakal mempertahankan gelar juara dunianya, performa
pebalap asal Spanyol ini justru jeblok lantaran tidak cocok dengan
setelan motornya. Akibatnya, di beberapa seri, Marc Marquez gagal
finis karena terjatuh. Padahal, jika menilik kecepatan motor Honda, The
Baby Alien sebenarnya masih mampu menjadi pesaing Valentino Rossi dan
Jorge Lorenzo.
2. Valentino Rossi (Movistar Yamaha)
Banyak yang berdebat siapa pebalap terbaik di MotoGP 2015. Sebagian
besar pencinta MotoGP menyebut nama Valentino Rossi. Meski tak lagi
muda, pebalap Italia berusia 36 tahun ini mampu bersaing dengan pebalap
yang lebih muda seperti Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Bahkan The doctor hampir menjadi juara dunia andai kontroversi tak terjadi di beberapa balapan terakhir.
1. Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha)
Entah karena kontroversi atau bukan, Jorge Lorenzo sukses menyandang
status Juara Dunia MotoGP 2015. Berdasarkan statistik yang dirilis
sejumlah media, pebalap asal Spanyol ini memang layak mendapatkan gelar
tersebut. X-Fuera menjadi pebalap yang paling banyak naik ke podium
juara. Prestasinya sedikit ternoda dengan insiden kecelakaan di balapan
MotoGP San Marino.
Naked street bike CB500F kini memiliki tubuh lebih agresif dengan segala penyegaran.
Honda CBR500R 2016 menampilkan garis-garis karakter tajam yang menyapu dari depan hingga ekor.
Sama
seperti Honda CB500F 2016, Honda CBR500R memakai muffler yang
dipendekan dengan pembenahan internal sehingga suaranya menjadi lebih
‘sangar’.
Honda tidak mengabarkan kapan Honda CBR500R 2016 akan dipasarkan namun diprediksi tidak berbeda dengan Honda CB500F 2016
Disini saya akan share tentang jenis atau macam-macam fiber atau serat yang biasa digunakan dalam fiberglass sebagai penguat dan biasanya sangat jarang digunakan untuk resin bening.
Fiberglass ada beberapa jenis, apa aja jenis nya?? Berikut ini adalah fiberglass:
1.Fibermat
Fibermat adalah fiber yang paling umum digunakan,bentuknya seperti bulu
kambing.Fiber jenis ini biasa digunakan untuk dicampur dempul,menambal
genting,semen,gipsum dan lain lain.
2.Fiber rove
Serat kaca jenis ini berbentuk anyaman seperti karung.Harga fiber
jenis ini pada umumnya lebih mahal dibanding fibermat.Biasa digunakan
untuk membuat body kapal.
3.Fiber yarn
fiber yarn adalah jenis fiber yang berbentuk benang panjang, fiber jenis ini biasa digunakan untuk tulang gipsum/beton.
4.Fiber powder
Adalah fiber yang berbentuk bubuk,tidak seperti fiber (berserat).
cara
penggunaannya dicampurkan.
4 jenis fiber tersebut yang biasa dipakai dalam fiberglass kebanyakan dapat diperoleh ditoko bangunan atau di toko kimia.
Kali ini saya akan berbagi mengenai bagaimana cara membuat aksesoris motor sendiri.
Saat ini terdapat berbagai macam aksesoris motor yang dijual di bengkel
maupun toko khusus asesoris motor , dari mulai Body, lampu, kenalpot, tuas rem
sampai spion pun ada yang di variasikan.
Sebagaimana yang kita ketahui harga aksesoris motor tidaklah murah, dari
mulai tutup pentil saja 3000 , bahkan baud saja ada yang 1.500 sampai
5.000 itu baru yang kecil kecil saja,yang besar seperti sayap motor itu
berapa hayo?? .
bagi anda yang punya kreatifitas saya yakin anda juga melihat peluang yang sama dalam hal ini adalah peluang bisnis membuat aksesoris motor dengan bahan dasar resin / fiberglass.
berbagai asesoris motor dapat dibuat menggunakan fiberglass dari mulai spakboard , sayap motor gede dan lainnya. kita ketahui harga dipasaran sekitar 400rb/barang bahkan bisa lebih dari segitu.
Hal ini semakain menarik ditambah lagi banyak artikel mengenai cara membuat variasi motor menggunakan resin/fiberglass.
bila anda tertarik untuk memulai usaha ini atau sekedar untuk membuat nya kemudian utuk dipakai sendiri,anda bisa mulai mencoba bikin sendiri. dengan menggunakan fiber anda bisa berkreasi sendiri sesuai keinginan anda.
Bagi anda yang ingin mengetahuai apa saja sih yang bisa dibuat
menggunakan resin ? , terutama yang paling sering dibuat dan 'dapat
menjadi uang'.
1. Gantungan kunci
Ini sudah biasa, mungkin sodar juga sudah tau seperti apa wujudnya.
Biasanya ganungan kunci menggunakan jenis resin bening,karena warnanya
transparan seolah seperti kaca. Banyak orang yang mengiranya itu adalah
kaca/palstik padahal sebenarnya itu terbuat dari banahan RESIN. ada juga
yang menggunakan resin keruh/reddish . DIcetak menggunakan cetakan dari
silikon atau plastik kemudian diberi cat .
2. Asesoris Motor
Kemarin Sudah ada 2 Orang yang saya tanya 'Untuk apa bang resinnya?' .
Katanya untuk bikin spakboard & buat bikin modif body motor.
Sebelumnya saya juga gak kepikiran . Ternyata bisa juga ya buat
begituan. Emang tergantung Ide masing masing. Klo anda kreatif saya rasa
ini bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan soalnya harga asesoris
motor itu mahal dan penggemarnya banyak . Jadinya pemasaranpun mudah
,apa lagi jika anda kenal dengan 'anak motor' ,mungkin bisa diajak
kerjasama.
3. Mebel (Pengganti kayu)
Saya sebangai penjual resin,sudah survei sana sini, tanya sana sini .
Waktu itu ketemu seseorang yang ingin membeli resin. Orang tersebut
membeli resin reddis 1 drum ukuran 25 Kg , katalisnya 1 Kg . kemudian
saya tanya 'Pak mau bikin apa?' . Katanya Itu untuk bikin kursi,benar
saja saya cek di toko bagus ternyata banyak bahan seperti : meja kursi
lemari yg dijual berbahan dasar dari resin harganya dari mulai 900rb
sampai 2 jt an. wow gile ada yag beli apah ya ? silakan cek aja di toko
bagus deh. keunggulanya lebih awet kuat dan anti raya.
4.Pengantti kayu
Seperti yang diatas , selain kursi meja lemari. Resin juga digunakan
sebagai bahan pengganti kayu sintesis . Coba deh beli martil ke toko
bangunan, ternyata gagang martil tersebut bukan plastik , bukan besi ,
bukan juga kayu tapi itu adalah resin yang diberi serat fiber kemudian
di cat menyerupai gagang besi.
5. Mainan
Nah lo, Di Tv sering ditampilkan mainan mainan mahal,seperti
aeromodeling (perswat mainan) , ternyata bagian bodynya ada yang terbuat
dari resin, selain itu bila ada komponen mainan tersebut yang patah
bisa di duplikat mengunakan resin.
6.Patung
Pembuatannya dengan cara cetak bukan di pahat, bikin cetakanya kemudian tuangkan adonan resin, tunggu kering... Cat . Bungkus !
-----------------------------------------
Coba.Itu ..
Yang mana yang mau anda bikin sekarang , jangan cuma bikin yang ada
diatas itu , coba deh cari Ide ide yang kira kira belum ada. Terus
berkreasi tiada bata . Semoga usaha anda semakin berjaya.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and
typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy
text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of
type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not
only five centuries, but also the leap into electronic typesetting,
remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with
the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more
recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker
including versions of Lorem Ipsum.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and
typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy
text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of
type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not
only five centuries, but also the leap into electronic typesetting,
remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with
the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more
recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker
including versions of Lorem Ipsum.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and
typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy
text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of
type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not
only five centuries, but also the leap into electronic typesetting,
remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with
the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more
recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker
including versions of Lorem Ipsum.
TIM-tim medioker di arena MotoGP punya peluang untuk
bisa bersaing ketat dengan skuad papan atas, menyusul perubahan
besar-besaran di balapan musim depan. Pergantian ban Bridgestone
ke Michelin sudah mulai menampakkan potensi tersebut. Suzuki, yang
memulai kembali debutnya di kelas premium musim ini punya kesempatan
untuk maju pesat. Dengan perubahan tersebut semua tim pabrikan
seperti memulai musim balapan dari nol. Honda dan Yamaha merasakan
perubahan tersebut. Justru tim seperti Suzuki dan Ducati punya potensi
lebih besar karena sudah lebih dulu menggunakan ECU (electronic control
unit) standar seperti dipakai tim-tim kelas Open.
Dua hari uji
coba di Valencia dua rider Suzuki memilih tetap menggunakan ECU lama dan
berfokus pada adaptasi motor menggunakan ban Michelin. Ini strategi
bagus karena pada dasarnya ECU baru 2016 merupakan pengembangan dari
versi lama. Tentunya lebih canggih karena sama-sama diproduksi dan
diperbarui oleh Magneti Marelli. Dari Valencia diketahui bahwa
rider Suzuki belum menggunakan ECU (Electronic Control Unit) baru versi
2016. Peranti lunak yang akan dipakai untuk musim depan hanya disematkan
pada motor dua pembalap ujinya Takuya Tsuda dan Nobuatsu Aoki. Suzuki
akan melakukan uji coba sendiri akhir bulan ini di Sepang, sebelum
larangan tes pada musim dingin diberlakukan. Di sanalah rencananya ECU
standar 2016 akan dijajal. Dengan memanfaatkan dua hari uji coba di
Valencia untuk beradaptasi dan menemukan setingan yang pas untuk
motornya, di Sepang nanti pekerjaan mereka lebih ringan. Strategi
brilian.
Pada dasarnya Suzuki menggunakan dua pendekatan. Uji coba
ban langsung dibebankan pada dua rider utama mereka Maverick Vinales
dan Aleix Espargaro di Valencia. Sedangkan untuk setingan ECU diemban
dua rider ujinya. Waktu yang lebih panjang dan dengan bantuan test rider
sangat memungkinkan Suzuki mengalami kemajuan pesat. Di Valencia
pula mereka belum menurunkan motor baru 2016. Tidak seperti Yamaha dan
Honda yang sudah menjajal mesin generasi terbaru mereka. Suzuki baru
menurunkan motornya pada uji coba musim dingin di Sepang Februari nanti.
Sepanjang musim 2015 ada beberapa kesempatan uji coba ban
Michelin yang mengijinkan rider utama untuk turun langsung. Tapi Suzuki
memilih tidak mengikutinya. Mereka ingin dua rider-nya fokus pada
kompetisi dengan spek motor sesuai regulasi yang berlaku pada 2015. Dengan
ECU lama dan ban Michelin, Vinales tampil impresif dengan finis kedua
di uji coba hari kedua Valencia. Catatan waktunya 1 menit 31,163 detik
atau 0,103 detik di belakang pembalap tercepat Marc Marquez (Repsol
Honda). Sementara rekan setimnya Atau Aleix Espargaro di urutan keempat
dengan waktu lap 1 menit 31,212 detik. "Karena (ban) ini baru buat
saya (rider lain sudah pernah menguji coba) saya perlu fokus untuk
mendapatkan feeling bagus. Dan rasanya sangat nyaman," ungkap Vinales.
Rider Spanyol tersebut mengalami beberapa kali kecelakaan selama dua
hari di Valencia dan itu disebabkan ban depan yang kurang cengkeraman.
Untuk
mengatasi minimnya cengkeraman ban depan tersebut Vinales punya
beberapa ide. Pertama mengubah gaya membalap. "Beban tubuh harus lebih
banyak dicondongkan ke depan agar bagian depan motor lebih menekan ban,"
katanya. Solusi kedua adalah mengubah geometri motor agar bebannya
lebih berat di depan. Tes di Malaysia akhir bulan nanti menjadi
krusial bagi Suzuki untuk mengukur kekuatan mereka di antara tim-tim
pabrikan lainnya. Dua hari mereka akan menjajal kombinasi Michelin
dengan ECU baru yang sudah mendapatkan banyak masukan dari pembalap uji. "Hasil Valencia membuatku lebih antusias dan ini bagus karena dengan hasil kerja kerasmu hasilnya juga bagus," tandasnya.
Dari
semua tim pabrikan yang berlaga di MotoGP hanya Suzuki yang belum
menyematkan seamless gearbox pada mesinnya. Peranti canggih tersebut
rencananya diuji coba di Malaysia akhir bulan ini atau tes pra musim
awal tahun depan. Jika tanpa seamless gearbox saja perkembangan Suzuki
di bawah besutan Davide Brivio sudah begitu majunya, tentu dengan
"peranti balap wajib" tersebut performanya akan ikut terdongkrak.
VALENCIA - MotoGP 2015 memang telah rampung digelar. Namun, para rider, tim, dan petinggi ajang balap motor paling prestisius itu masih terus sibuk. Jika para rider
langsung menghelat uji coba pascamusim di awal pekan ini, maka Komisi
Grand Prix juga telah menggelar pertemuan di Valencia, Spanyol, Kamis
(12/11/2015).
Hasil dari pertemuan ini telah menyetujui sejumlah
perubahan aturan dalam regulasi teknis di MotoGP untuk musim 2016. Salah
satu isi perubahan regulasi adalah tentang posisi wing (sayap) pada fairing motor.
Seperti dilaporkan RACER, Kamis (12/11/2015), pertemuan ini dihadiri oleh Carmelo Ezpeleta selaku Chairman Dorna, Ignacio Verneda (CEO FIM), Herve Poncharal dan Mike Trimby (IRTA) dan Takanao Tsubouchi (MSMA).
Berikut adalah keputusan Komisi Grand Prix mengenai regulasi MotoGP 2016: Sensor
Dalam
kaitannya dengan kepentingan penghematan biaya, pabrikan akan diizinkan
untuk memasukkan daftar harga sensor dari beberapa pemasok.
Wing pada Fairing
Demi kepentingan keselamatan, wing (sayap) dipasang sebagai bagian integral dari fairing dan semua sisinya harus memiliki radius minimal 2,5 mm.
Penyuplai Ban
Seluruh
tim diwajibkan untuk mengembalikan semua ban kepada penyuplai resmi
(Michelin) di setiap akhir balapan atau tes uji coba.